Langsung ke konten utama

Cara Upload Gambar dan Mendapatkan Kode URL

Sobat Bloger apa kabar semua mungkin ini sedikit berguna bagi yang masih awam tentang bagaimana mendapatkan kode URL. khususnya di Photo Bucket. silakakan ikuti Tutorial ini
Pertma silakan Sobat Bloger click di sini * Site Photo Bucket kemudian masukakan data data sobat Bloger seperti E mail/ user name dan buatlah pass word. dan click next step .. dan ikuti langkah selanjutnya samapi acount Photo bucket sobat Bloger aktif. Dan jika sudah aktif silakan Login jika proses Login sucses maka akan muncul tampilan seperti ini>>>>>


Nahh di tampilan Window ini kan ada * UPLOAD IMAGE & VIDEO * kemudian click CHOSE FILES dan brows mana file yang akan sobat upload, pilih file nya kemudian tunggu sampai proses Upload nya selesai, Baru setelah itu simpan gambar yang sudah di Up load click pada button save and continue

Jika Proses di atas itu semua telah selesai barulah kita bisa mendapatkan kode URL gambar yang kita Up load. dengan cara kita sorot gambar yang kita Up load itu di album kita dan di sana akan muncul kode URLnya

Dan copy lah code URL yang akan sobat pakai di scrip sobat * Pilih copy yang no 2 ( direct link ) copy dan pastekan di scrip yang anda edit. selesai lah prosesnya.

jika kita ambil dari Friendster seperti ini copy kan code yang ada di bagian bawah gambar yang kita buka

Prosesnya copy pastenya sama dengan yang di Photo bucket * copy code URL yang saya Block biru seperti pada gambar diatas. Nahhhh.... proses pengambilan URL sudah selesai.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Artav Diminati Dalam dan Luar Negeri

Bandung - Arrival Dwi Sentosa menyimpan potensi yang luar biasa di bidang teknologi anti virus. Produk bocah kelas II SMP asal Bandung ini telah ramai diunduh pengguna baik dalam maupun luar negeri. Saat ditemui detikINET, ia memaparkan saat ini sudah 26.267 kali anti virus yang bernama Artav tersebut di-download pengguna komputer. Perlu waktu setahun bagi Ival -- sapaan akrabnya -- untuk membuat Artav. Awalnya, Ival memberikan antivirus buatannya kepada teman-temannya dan keluarganya. Mendapatkan respons positif, Ival lalu memberanikan diri untuk memposting antivirus buatannya di Facebook. Begitu diposting di Facebook, respons dari masyarakat cukup bagus. "Hampir setahun saya membuatnya. Dari kelas 1 sampai kelas 2 sekarang. Awalnya hanya 200-an varian virus. Tapi sekarang sudah hampir 2.000-an varian virus yang ada dalam databasenya," ujar anak yang baru berusia 13 tahun itu. Berminat mencoba antivirus lokal buatan anak kelas II SMP ini? Langsung unduh saja pada link be...

Wakil Rakyat Memang Harus Berantem

Sungguh senang saya melihat wakil rakyat berantem. Kesenangan ini berdasar pada dua hal. Pertama, para wakil itu telah dibayar mahal untuk pekerjaannya. Untuk mengirim mereka ke kursinya yang sekarang, rakyat telah lebih dahulu berantem, tombok, dan bertaruh jiwa raga. Jadi, soal berantem mestinya memang bukan urusan rakyat lagi, biar para wakilnya yang mewakili. Berantem di tingkat rakyat akan menelan lebih banyak ongkos. Berantem model perwakilan pasti lebih irit, lebih sedikit menelan korban. Kedua, demi kepentingan rakyat, wakil rakyat memang harus berantem, bukan cuma secara ide, tetapi kalau perlu dalam pengertian sesungguhnya. Tak perlu risau pada anggapan apakah adu jotos adalah gambaran primitivisme, keliaran, dan kebelumdewasaan. Kepentingan rakyat tak cuma perlu dibela dengan berantem, kalau perlu dengan nyawa. Para wakil rakyat yang tidak berani mati demi rakyat tak perlu dipilih. Untuk apa wakil rakyat terlihat rukun jika kerukunan itu tak bermanfaat bagi rakyat. Apa kit...

Aplikasi Berbasis Suara

"Pulsa anda sekarang adalah : dua – puluh – ribu – tiga – ratus – rupiah !” Demikian sahut operator mesin di seberang sana saat seseorang merequest cek pulsa pada penyedia layanan telepon selular. “Pemberhentian berikutnya: halte sarinah, mohon periksa kembali barang bawaan anda dan hati-hati melangkah”, operator di dalam bus trans Jakarta mengingatkan para penumpangnya sesaat sebelum bus berhenti pada stasiun tertentu. “Nomer antrian tiga – puluh – empat, di counter dua”, operator mesin kembali bersuara di sebuah antrian Bank. Canggih sekali ya suara-suara tersebut ! Ternyata aplikasi berbasis suara sangat membantu manusia dalam menjalani kehidupan kita sehari-hari. Rumitkah membuat program di atas ?, “Loh memang suara itu diprogram yach ?, bukannya ada mbak-mbak yang ngomong di speaker ?”. “Ya iyalah diprogram… kasihan sekali dong mbak-nya jika terlahir ke dunia ini hanya untuk nongkrongin speaker terus setiap waktu. Hi hi hi…. Silahkan download disini. (http://ilmukomput...